Connect with us

Entertainment

Ahmad Dhani Siap Rekrut Vokalis Sukatani sebagai Staf Ahli DPR

Instagram/@dhaniperwakilanrakyat

SPILLS.CO.ID, Jakarta – Musisi sekaligus anggota DPR RI Komisi X, Ahmad Dhani, menyatakan kesediaannya merekrut Novi Citra Indriyati alias Twister Angel, vokalis band punk Sukatani, sebagai staf ahli atau asisten pribadinya di DPR.

Dhani menyampaikan hal ini di tengah polemik pemecatan Novi sebagai guru di SDIT Mutiara Hati, Banjarnegara. Ia bahkan menjanjikan bayaran lebih besar jika Novi bersedia bekerja dengannya.

“Kalau tidak dipekerjakan lagi, saya bersedia menerima sebagai pegawai saya. Tentu gajinya lebih besar daripada guru di Purbalingga,” ujar Dhani, Rabu (26/2/2025).

Dhani juga menambahkan bahwa dirinya siap menghubungi Menteri Hukum dan HAM untuk memfasilitasi proses ini.

Kontroversi Lagu “Bayar, Bayar, Bayar” dan Pemecatan Novi

Band Sukatani menjadi sorotan setelah lagu mereka yang berjudul “Bayar, Bayar, Bayar” viral. Lagu ini memuat kritik terhadap oknum kepolisian yang diduga meminta bayaran untuk berbagai urusan.

Kontroversi ini memicu beragam reaksi, termasuk pemblokiran lagu di beberapa platform digital. Selain itu, dua personel Sukatani, Muhammad Syifa Al Lutfi alias Alectroguy (gitaris) dan Novi Citra Indriyati alias Twister Angel (vokalis), akhirnya membuka identitas mereka dalam video permintaan maaf kepada Polri.

Padahal, sejak awal kemunculannya, Sukatani dikenal tampil dengan topeng balaclava di atas panggung. Identitas anonim mereka menjadi bagian dari karakter band untuk menegaskan kritik sosial dalam setiap karyanya.

Akibat video klarifikasi tersebut, muncul spekulasi di masyarakat bahwa mereka mengalami tekanan. Publik pun merespons dengan menggemakan lagu itu di berbagai media sosial, bahkan massa aksi Indonesia Gelap turut menyuarakannya dalam demonstrasi di Jakarta dan Yogyakarta pada Jumat (21/2/2025).

Pemecatan Novi dari SDIT Mutiara Hati pada 6 Februari 2025 diduga berkaitan dengan kontroversi ini. Pihak sekolah menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil karena Novi melanggar kaidah dan kode etik sekolah.

Namun, Ketua Yayasan Al Madani Banjarnegara, Khairul Mudakir, menegaskan bahwa keputusan pemecatan tersebut belum final.

“Keputusan tersebut belum bersifat final, karena kami masih menunggu klarifikasi dari Saudari Novi. Dari hasil klarifikasi ini akan kami jadikan bahan pengambilan keputusan berikutnya,” ujar Khairul dalam konferensi pers di kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Banjarnegara, Senin (24/2/2025).

Ahmad Dhani: Pentingnya Musisi di DPR

Ahmad Dhani menilai bahwa keterlibatan musisi di parlemen sangat penting, terutama dalam menyuarakan keresahan sesama seniman.

Ia mengaku turut mendorong kepolisian untuk lebih terbuka terhadap kritik dan telah menghubungi Komisi III DPR RI untuk menyampaikan sarannya kepada Kapolri.

“Saya tinggal WhatsApp Komisi III, Komisi III tinggal telepon Kapolri. Itulah gunanya seorang seniman ada di DPR,” ujar Dhani.

Dhani juga mengklaim bahwa berkat komunikasi ini, Sukatani kini diperbolehkan kembali menyebarkan dan memainkan lagunya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version