Entertainment
GERAK JAKARTA Apresiasi Pramono Anung, Jakarta Running Festival dan Konser Kanye West Dorong Perputaran Ekonomi Ibu Kota
JAKARTA, 26 Oktober 2026 — Gerakan Rakyat Jakarta (GERAK JAKARTA) mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam mendukung penyelenggaraan Jakarta Running Festival 2026 dan konser internasional Ye (Kanye West) di Jakarta pada 24–25 Oktober 2026.
Kedua agenda berskala besar tersebut menjadi momentum penting bagi Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi olahraga, hiburan, dan wisata internasional. Kehadiran puluhan ribu pelari dari berbagai negara serta konser musisi kelas dunia berpotensi mendorong perputaran ekonomi melalui sektor perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Jakarta Running Festival 2026 diikuti sekitar 37.000 pelari dari 48 negara. Sementara itu, konser Ye di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi salah satu agenda hiburan internasional yang menarik perhatian publik.
Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung menyampaikan optimisme bahwa perputaran ekonomi Jakarta selama penyelenggaraan Jakarta Running Festival dan konser Ye dapat melampaui Rp150 miliar. Angka tersebut merupakan proyeksi yang disampaikan sebelum acara berlangsung, bukan angka realisasi pendapatan yang telah terverifikasi.
Ketua Umum GERAK JAKARTA, Dhini Mudiani, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kedua agenda tersebut dan kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dalam mendorong aktivitas ekonomi serta meningkatkan daya tarik Jakarta.
“Ini salah satu pencapaian luar biasa dari banyaknya pencapaian Pak Gubernur yang jarang ngomong, tapi rajin kerja untuk kemajuan Jakarta. Kami GERAK JAKARTA bangga menjadi bagian dari perjalanan kerja beliau di Jakarta ini,” ujar Dhini Mudiani.
Menurut Dhini, keberhasilan menghadirkan agenda berskala internasional tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat. Perputaran uang yang dihasilkan perlu menjangkau pelaku UMKM, pengusaha lokal, pekerja sektor jasa, pengemudi transportasi, pedagang kuliner, serta berbagai sektor pendukung lainnya.
GERAK JAKARTA menilai bahwa penyelenggaraan kegiatan olahraga dan hiburan internasional secara berkelanjutan dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan Jakarta sebagai kota global. Kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara acara, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan manfaat kegiatan tersebut dapat dirasakan secara luas.
Selain memberikan dampak ekonomi jangka pendek, kegiatan berskala internasional juga berpeluang memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang terbuka, dinamis, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia.
GERAK JAKARTA berharap momentum ini dapat dilanjutkan melalui penyelenggaraan agenda internasional yang berkualitas, penguatan ekosistem ekonomi kreatif, serta kebijakan yang memberikan ruang lebih besar bagi UMKM dan pelaku usaha lokal untuk berkembang.
“Bagi kami, kemajuan Jakarta bukan hanya tentang seberapa besar sebuah acara diselenggarakan, tetapi bagaimana kegiatan tersebut membuka kesempatan kerja, menggerakkan ekonomi rakyat, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta,” tutup Dhini.
