Connect with us

Uncategorized

Semangat Kemerdekaan Satukan Musisi Tangsel, Biang Kerok Rayakan 23 Tahun Berkarya

TANGERANG SELATAN — Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di Kota Tangerang Selatan. Semangat tersebut menjadi semakin meriah melalui kegiatan silaturahmi para musisi yang digelar sekaligus untuk merayakan perjalanan 23 tahun Band Biang Kerok.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Pamulang pada Sabtu, 29 Agustus 2026, itu menjadi ruang pertemuan bagi para musisi, komunitas, pelaku seni, dan masyarakat. Mereka hadir untuk menikmati pertunjukan musik sekaligus memperkuat kebersamaan dalam suasana kemerdekaan.

Perayaan ulang tahun Band Biang Kerok tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang grup musik tersebut. Lebih dari itu, kegiatan ini membawa pesan bahwa musik dapat menjadi sarana untuk menjaga persaudaraan dan menyatukan beragam kalangan.

Selama 23 tahun berkarya, Band Biang Kerok telah melewati berbagai dinamika dalam perjalanan musiknya. Konsistensi tersebut menjadi bukti bahwa semangat berkarya dapat terus bertahan ketika dibangun melalui kebersamaan, loyalitas, dan dukungan dari sesama musisi maupun masyarakat.

Ukha Lareus selaku manajemen Band Biang Kerok mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan ulang tahun semata. Momentum ini diharapkan menjadi awal terbentuknya agenda silaturahmi yang dapat dilaksanakan secara rutin oleh para musisi di Tangerang Selatan.

“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin bagi para musisi Tangerang Selatan. Bukan hanya untuk tampil dan menunjukkan karya, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, bertukar gagasan, serta saling mendukung agar ekosistem musik di Tangsel semakin hidup,” ujar Ukha Lareus.

Menurutnya, Tangerang Selatan memiliki banyak musisi dan komunitas dengan potensi besar. Namun, potensi tersebut membutuhkan ruang bersama yang mampu mempertemukan musisi lintas generasi dan lintas genre agar dapat saling mengenal, membangun kolaborasi, dan berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa makna kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebebasan berkarya dan keberanian untuk terus menghidupkan kreativitas. Musik menjadi salah satu bahasa yang dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Melalui panggung kebersamaan ini, para musisi Tangsel menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan perlombaan dan upacara. Kemerdekaan juga dapat dimaknai dengan membuka ruang ekspresi, memperkuat persaudaraan, dan memberikan apresiasi kepada mereka yang terus menjaga denyut seni di tengah masyarakat.

Perayaan 23 tahun Band Biang Kerok pun menjadi milik bersama. Usia tersebut bukan sekadar angka, melainkan catatan perjalanan tentang konsistensi, persahabatan, dan semangat untuk tetap berkarya di tengah perubahan zaman.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Ukha Lareus berharap semakin banyak pihak yang memberikan dukungan terhadap perkembangan musik lokal. Pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menyediakan lebih banyak ruang bagi para musisi untuk tampil dan memperkenalkan karya mereka.

Dari Lapangan Kecamatan Pamulang, semangat kemerdekaan dan musik menyatu dalam satu perayaan. Band Biang Kerok tidak hanya memperingati 23 tahun perjalanan berkarya, tetapi juga membuka ruang silaturahmi yang diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem musik Tangerang Selatan yang semakin kompak, kreatif, dan berkelanjutan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *