General News
Gunakan AI Untuk Tingkatkan Standar Layanan PPF, Wrap Station Kenalkan Vision Tunnel
SPILLS.CO.ID, Jakarta – Industri perlindungan kendaraan di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan bernilai tinggi serta kesadaran pemilik mobil akan pentingnya menjaga kondisi kendaraan.
Wrap Station, perusahaan penyedia layanan Paint Protection Film (PPF) premium, melihat perubahan ini sebagai momentum untuk memperkuat standar layanan secara menyeluruh.
Dengan pertumbuhan bisnis dan meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap kualitas serta transparansi pengerjaan, Wrap Station memperkenalkan Vision Tunnel, sebuah inisiatif teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang difokuskan pada proses inspeksi dan quality control (QC) kendaraan.
Direktur Wrap Station, Ricky Fernando, mengatakan bahwa kehadiran sistem seperti Vision Tunnel memiliki arti penting bagi perkembangan layanan PPF di Indonesia. Penerapan Vision Tunnel dapat mengubah cara “bermain” di dunia PPF.
”Dengan menggunakan AI untuk melakukan final QC. Kita dapat memastikan hasil pemasangan yang konsisten dan selalu transparan dalam pengerjaan PPF,” ujar Ricky, dalam keterangan resmi, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, penerapan Vision Tunnel berpotensi menjadi tolok ukur baru, tidak hanya bagi industri PPF, tetapi juga industri otomotif Indonesia secara lebih luas.
Wrap Station memandang Vision Tunnel sebagai langkah strategis dalam merespons arah perkembangan industri otomotif global yang semakin terdigitalisasi.
“Pandangan kami jelas. Suka tidak suka, AI akan hadir di hampir seluruh penjuru industri, termasuk otomotif dan perlindungan kendaraan. Kami memilih untuk tidak menunggu perubahan itu datang, melainkan ikut mendorong perubahan sejak awal,” lanjutnya.
Pendekatan ini menjadikan Wrap Station sebagai perusahaan PPF pertama di Indonesia yang menghadirkan sistem inspeksi kendaraan berbasis AI secara terintegrasi dalam alur layanan.
Lebih dari sekadar inovasi internal, Wrap Station meyakini teknologi ini dapat berkontribusi mendorong peningkatan standar kerja industri otomotif nasional agar lebih kompetitif di tingkat internasional.
